Kalau bicara soal kuliner khas Bali, olahan daging babi memang selalu jadi salah satu yang paling dicari wisatawan. Bumbu base genep – racikan rempah khas Bali yang kaya rasa – membuat setiap potongan daging babi terasa gurih, wangi, dan sulit ditolak. Tak heran, dari babi guling yang sudah mendunia sampai jajanan pelengkap seperti kerupuk babi, semuanya punya penggemar setianya masing-masing.
Sebelum masuk ke daftar, perlu diingat bahwa seluruh menu di bawah ini menggunakan daging babi sebagai bahan utama, sehingga tidak halal dan sebaiknya dihindari oleh wisatawan Muslim. Bagi kamu yang tidak berpantang, berikut 15 olahan babi khas Bali yang paling dicari dan wajib kamu coba saat berkunjung ke Pulau Dewata.
1. Babi Guling
Ini dia rajanya kuliner babi khas Bali. Satu ekor babi dibersihkan lalu bagian dalamnya diisi penuh dengan bumbu base genep dan daun singkong, kemudian diputar perlahan di atas bara api sampai matang merata. Hasilnya, kulit luarnya jadi garing renyah sementara dagingnya tetap juicy. Biasanya babi guling disajikan lengkap dengan nasi, lawar, sate lilit, dan kuah balung dalam satu piring.
2. Sate Lilit Babi
Berbeda dari sate pada umumnya, sate lilit dibuat dari daging babi cincang yang dicampur bumbu base genep lalu dililitkan ke batang serai atau bambu pipih, bukan ditusuk. Cara memasaknya dengan dibakar di atas bara, sehingga aroma serainya ikut meresap ke dalam daging. Biasanya disantap bersama sambal matah yang segar dan pedas.
3. Sate Babi Tusuk
Kalau sate lilit menggunakan daging cincang, sate babi tusuk justru memakai potongan daging dan kulit babi berukuran kecil yang ditusuk seperti sate pada umumnya. Rasanya gurih dan biasanya disajikan bersama ketupat atau tipat serta sambal garam khas Bali sebagai pelengkap.
4. Lawar Babi
Lawar merupakan campuran sayur — biasanya nangka muda, kelapa parut, atau daun belimbing — yang dipadukan dengan cincangan daging babi dan bumbu rempah khas Bali. Ada dua jenis lawar yang populer, yaitu lawar merah yang menggunakan darah babi sebagai pewarna dan penambah rasa, serta lawar putih yang memakai santan sebagai gantinya. Lawar selalu jadi pendamping wajib babi guling.
5. Babi Kecap
Sesuai namanya, olahan ini menggunakan kecap manis sebagai bumbu utama yang dipadukan dengan base genep khas Bali. Potongan daging, kulit, dan lemak babi dimasak hingga bumbunya meresap sempurna, menghasilkan rasa manis gurih dengan tekstur kenyal yang khas, terutama pada bagian kulit dan lemaknya.
6. Kuah Balung
Kuah balung adalah sup pelengkap yang hampir selalu hadir bersama nasi babi guling atau nasi campur khas Bali. Bahan utamanya adalah tulang dan iga babi yang masih menyisakan sedikit daging, direbus lama dengan bumbu base genep hingga empuk, lalu ditambah nangka muda atau labu untuk menambah tekstur.
7. Tum Babi
Tum babi mirip dengan pepes pada masakan Nusantara lainnya. Daging dan kulit babi yang sudah dicincang halus dicampur bumbu base genep, tepung, dan sedikit darah, lalu dibungkus rapi dengan daun pisang sebelum dikukus. Tekstur akhirnya lembut dan padat, cocok disantap bersama nasi hangat.
8. Babi Genyol
Berbeda dengan babi guling yang kulitnya garing, babi genyol justru punya tekstur yang lembut dan kenyal karena dimasak dengan cara ditongseng menggunakan bumbu base genep. Olahan ini memanfaatkan daging dan kulit babi yang berlemak, sehingga rasanya lebih gurih dan creamy di lidah.
9. Samsam Guling
Samsam guling adalah versi “mini” dari babi guling. Alih-alih menggunakan babi utuh, hidangan ini hanya memanfaatkan bagian kulit berlemak dengan sedikit daging, lalu dipanggang dengan cara yang sama seperti babi guling. Porsinya lebih ringkas, tapi soal rasa tetap tidak kalah gurih.
10. Urutan Babi
Urutan adalah versi tradisional sosis khas Bali. Potongan daging dan jeroan babi yang sudah dibumbui base genep dimasukkan ke dalam usus babi, kemudian direbus dan digoreng sampai kecokelatan. Teksturnya padat dengan rasa rempah yang kuat, biasa disantap bersama lontong atau nasi campur.
11. Oret Babi
Masih satu keluarga dengan urutan, oret dibuat dari daging babi yang dihaluskan lebih lembut lalu dicampur telur dan tepung sebelum dimasukkan ke dalam usus babi. Bedanya, oret biasanya dipanggang, sehingga teksturnya lebih halus dan lembut dibandingkan urutan.
12. Siobak Singaraja
Siobak adalah bukti akulturasi budaya Bali dan Tionghoa yang berasal dari kota Singaraja, Buleleng. Berbagai bagian daging babi digoreng lalu disiram saus kental bercita rasa manis gurih, mirip saus pelengkap lumpia. Perpaduan rasa inilah yang membuat siobak terasa unik dibanding olahan babi Bali lainnya.
13. Kerupuk Babi
Untuk camilan pendamping, kerupuk babi jadi favorit banyak orang. Terbuat dari kulit babi berlemak yang digoreng kering, teksturnya renyah mirip rambak sapi. Kerupuk ini biasa disantap langsung sebagai camilan atau dijadikan pelengkap nasi campur dan babi guling.
14. Timbungan Babi Khas Karangasem
Timbungan adalah olahan babi khas daerah Karangasem yang cara memasaknya cukup unik, yaitu dimasukkan ke dalam bambu bersama bumbu base genep lalu dibakar perlahan hingga matang. Proses memasak dalam bambu ini membuat aroma dan rasanya jadi lebih khas dibanding olahan babi pada umumnya.
15. Nasi Campur Babi Bali
Kalau kamu ingin mencicipi banyak olahan babi khas Bali sekaligus dalam satu piring, nasi campur babi adalah jawabannya. Biasanya berisi potongan babi guling, sate lilit, lawar, kuah balung, dan sambal matah yang disusun rapi di atas nasi hangat. Menu ini jadi favorit karena praktis dan bisa mewakili hampir semua cita rasa olahan babi Bali dalam satu sajian.
Tips Menikmati Olahan Babi Khas Bali
- Datang lebih awal ke warung babi guling populer
Banyak warung legendaris yang buka dari pagi dan sering habis sebelum tengah hari, jadi usahakan datang di jam-jam awal buka. - Perhatikan tingkat kepedasan sambal matah
Sambal khas Bali ini terlihat segar tapi rasa pedasnya cukup menyengat, jadi sesuaikan porsinya dengan toleransi kamu. - Coba variasi tekstur, bukan cuma rasa
Dari yang garing seperti kerupuk babi dan kulit babi guling, sampai yang lembut seperti tum dan oret, mengombinasikan beberapa olahan sekaligus bisa memberi pengalaman makan yang lebih lengkap. - Tanyakan dulu kalau kamu berpantang.
Karena hampir semua olahan di atas berbahan dasar babi, pastikan bertanya ke penjual sebelum memesan jika kamu ragu dengan kandungan bahannya.
Kekayaan olahan babi khas Bali ini menunjukkan betapa dalamnya tradisi kuliner Pulau Dewata dalam mengolah satu bahan menjadi puluhan hidangan berbeda. Dari yang legendaris seperti babi guling sampai yang masih jarang diketahui wisatawan seperti timbungan, semuanya layak masuk daftar kulinermu selama liburan di Bali.
